Penyalainews, Pekanbaru - Puluhan masa Imigran asal negara Afganistan melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Riau.
Imigran Afganistan tersebut meminta pemerintah Indonesia agar segera mengirimkan mereka ke negara tujuan yaitu Amerika Sarikat, Kanada, Australia, dan New Zelanda.
Khodadad Ghullami salah satu pendemo dalam wawancaranya menjelaskan ia meminta pihak pemerintah Indonesia membantu dan menjembatani agar para pengungsi imigran asal Afganistan ini segera dikirim.
"Hari ini kami imigran Afganistan meminta bantuan DPRD Provinsi Riau membantu menjembatani kami lewat organisasi UNHCR, sudah belasan tahun kami tinggal di Indonesia tanpa status yang jelas, sementara UNHCR belum melakukan tindakan apapun," ujar pria asal negara Afganistan tersebut, Selasa (20/09/2023).
Hari ini jelas Khodadad Ghullami, ia bersama pengungsi kembali meminta bantuan DPRD Provinsi Riau supaya bisa mencari solusi dalam memperjuangkan nasib imigran.
"Nasib kami disini tak menentu, anak-anak kami tidak bisa sekolah, dari pada itu kita meminta DPRD Riau bisa membantu kami, kami sudah tidak tahu lagi dimana bisa mengadu, makanya kami lakukan aksi disini,"ujarnya.
Khodadad Ghullami sangat berharap pemerintah Indonesia bisa membantu mencari solusi.
"Kami sangat berharap kepada pemerintah Indonesia, bantulah kirim kami ke negara tujuan kami,"pungkasnya.
Disela aksi ada pihak yang mengaku mengatasnamakan dari Kesbangpol yang terlihat marah-marah kepada pendemo.
"Kalian tidak dibenarkan demo, kalian tidak dibenarkan demo, "ujar pria yang diketahui dari Kesbangpol inisial D.
Kemudian, diakhir unjuk rasa wartawan melakukan wawancara dengan Khodadad Ghullami, ada sejumlah orang yang tidak tahu asal-usulnya dengan mengatakan, jangan beri ruang kepada Imigran Afganistan.
"Jangan lah beri ruang kepada (mereka,red), kalian tahukan posisi kami bagaimana,"ujar pria berpakaian bebas kepada sejumlah wartawan.
Setelah hampir 3 jam melakukan aksi, akhirnya imigran membubarkan diri yang di arahkan pihak kepolisian dengan alasan waktu demonstrasi sudah berakhir.***red/rfm

Comment